Stoner Senang Buat Rekor Baru

LOSAIL - Casey Stoner buat catatan waktu sepsial saat balapan pembuka GP Qatar di Sirkuit Losail, Senin (10/3/2008) dini hari WIB. Stoner senang karena pada saat sesi latihan dia tampil kurang maksimal.

“Begitu saya membuat catatan waktu 1 menit 55.3 detik dan kami tahu kondisi yang dingin sangat bagus buat kami. Bahkan, saya tahu catatan waktu saya akan semakin cepat dan akan membuat catatan rekor baru,” cetus pembalap asal Australia itu.

Menurut pengakuan Stoner, dirinya menggunakan ban yang sama ketika mendominasi pada MotoGP tahun lalu. “Percaya atau tidak saya menggunakan ban yang sama seperti tahun lalu selama balapan. Saya rasa itu cukup lucu karena saya mampu membuat catatan waktu dalam suhu 30 derajat antara 45 derajat celcius dan 15 derajat tahun ini,” ungkap jawara bertahan MotoGp itu.

“Sebenarnya, kami masih memiliki ban yang lain. Tapi, saya putuskan untuk menggunakan ban ini saja. Kami bekerja keras untuk kemenangan ini,” lanjut pembalap asal Ducati itu seperti dilansir Autosport.

Kini dengan peraturan baru di 800cc, Stoner mengaku tidak perlu elektronik seting di motornya. “Kami hanya menggunakan two fuel map. Pertama ketika saya berlari kencang pada awal lomba. Yang kedua saya menggunakan ketika akhir lomba, tapi saya masih mampu berlari kencang. Jadi, saya tidak perlu mengisi bahan bakar lagi,” tandas pembalap berusia 22 tahun itu.Stoner

Code Gear Technology Seminar

Ini menyambung artikel yang dibuat oleh mas Wisnu Widiarta. Di blog tersebut ada foto bersama dan saya berdiri no. 3 dari kanan. Seminar kali ini memang berbau .NET banget. Tapi no problem, soalnya menurut penampakan yang akhir-akhir ini muncul, saya bakalan pake .Net juga di masa depan buat bikin aplikasi di mobile phone.

Si Keong sang presenter tampaknya belum terbiasa pegang Delphi sesuai dengan pengakuannya bahwa dia sebenarnya orang Java (walaupun di mata saya dia kelihatan Cina banget). Dia juga tampak tergagap-gagap ketika nerangin komponen data-aware, mungkin gak terbiasa main-main dengan wizard. Yah, semoga tahun depan dia bisa lebih siap lagi.

Saat penjelasan DBX4, saya tidak merasa kaget karena sudah terbiasa menggunakan uni-directional database connection. Arsitektur baru dari DBX4 ini memudahkan programmer untuk membuat custom data driver yang rasanya bakal tidak akan saya lakukan.

BlackFish SQL, apa pula ini? Ternyata kesan pertama adalah bahwa RDBMS yang merupakan adik dari JDataStore ini berusaha untuk menarik perhatikan pengguna Firebird. Saya pengguna Firebird. Apakah saya tertarik? Jawabannya: “Nyaris tidak!”. Dia - sekali lagi - terlalu berbau .Net dan Java. Lagi pula Firebird juga bisa diakses oleh kedua platform tersebut. Kelebihan BlackFish SQL dibandingkan dengan Firebird yang saat itu bisa saya rasakan adalah dia di-support penuh oleh Code Gear RAD Studio, bisa membuat stored procedure dengan Delphi .Net, VB .Net dan Java, Incremental backup, dan ukurannya yang hanya sekitar 1,3 mb. RDBMS ini menjadi bagian dari RAD Studio.

Saat sesi yang membahas fitur Generics pada Delphi .Net cukup membuat saya lapar lagi padahal baru saja disuguhi makan siang oleh panitia. Sekilas yang saya pahami adalah fitur ini cukup menarik bagi yang ingin menggunakan suatu parameter data yang dapat diubah-ubah jenis data type-nya serta menggunakannya di dalam Interfaces.

Code Gear RAD Studio Enterprise Editon bakal menyediakan fitur UML lewat program Together Modeling yang terintegrasi. User interface-nya cukup menarik dan kesannya mudah digunakan. Fitur Audit-nya akan sangat berguna untuk melakukan testing.

Dan akhirnya yang selalu saya nanti-nantikan adalah souvenirnya. Wow, bagus banget sweaternya. Makasih banget ya buat Code Gear, jangan bosan-bosan bikin seminar kayak gini di indonesia walaupun lebih banyak nomboknya tapi anggap aja kita-kita ini (unregistered delphi programmer) sebagai investasi masa depan D

Dan buat mas Wisnu Widiarta, anda memang layak mendapatkan lucky draw buffalo 80 GB karena telah menjadi registered user. Semoga tahun depan saya juga sudah bisa jadi registered user.

Go go, Delphi!

Common Data Types

Anda harus paham dengan data type yang akan anda gunakan di dalam variable. Saya beri contoh vulgar untuk memudahkan pemahaman tentang data type. Misalnya:

  • Anda membuat 2 variables yaitu ruang_toilet_lelaki dan ruang_toilet_wanita.
  • Jenis data (data type) yang boleh masuk ke ruang_toilet_lelaki adalah tipe data lelaki.
  • Jenis data (data type) yang boleh masuk ke ruang_toilet_wanita adalah tipe data wanita.
  • Kalau tipe data lelaki ingin masuk ke ruang_toilet_wanita maka dia harus dikonversi dulu. )

Bahasan kali ini memang bakal sedikit pusing bagi pemula yang nggak pernah pegang C# maupun Delphi. Tapi jangan diambil pusing dulu, lain kali akan saya kasih contoh penggunaannya satu persatu. Tapi nggak janji ya…

C# Delphi Keterangan
bool boolean
byte byte
char char
decimal currency dalam ruang lingkup perhitungan
keuangan
double double
enum type / var jangan ngomel dulu, kapan-kapan
akan saya beri contoh penggunaannya
float single
int integer
long int64
sbyte shortint
short smallint
struct record pusing..! idem lagi.
uint cardinal / longword
ulong - waa… delphi belum punya unsigned
64-bit integer. Tapi tanya google deh,
ada solusinya kok.
ushort word

Sebenarnya masih ada yang lain yang bisa diperbandingkan, Tapi MSDN hanya menyebutkan apa yang sudah aku masukkan ke dalam tabel di atas

C# Commenting

Saya mulai menambahkan kategori baru di blog ini yaitu C#. Hal ini juga menjadi pertanda mulainya pelajaran C# untuk saya. Namun saya ingin tetap membandingkan apa yang saya temukan di C# dengan yang ada di Delphi. Post pertama ini adalah membandingkan bagaimana cara membuat komentar pada kedua bahasa.

C# :

// Komentar C# satu baris

/* Komentar C#
lebih dari satu baris */

Delphi :

// Komentar Delphi satu baris

{ Komentar Delphi
lebih dari satu baris }

Well, post yang sangat menarik bukan?

Statement Termination

Penggalan kode berikut menunjukkan dua cara yang berbeda dalam memotong sebuah statement di dalam C# dan Delphi. Kedua cara tersebut memiliki hasil yang sama.

C# :

// Memotong statement menjadi dua baris
myValue = myValue1 + myValue2 +
          myValue3;

// Memotong statement menjadi tiga baris
myValue = myValue1 +
          myValue2 +
          myValue3;

Delphi :

// Memotong statement menjadi dua baris
myValue := myValue1 + myValue2 +
           myValue3;

// Memotong statement menjadi tiga baris
myValue := myValue1 +
           myValue2 +
           myValue3;

Saya akan mencoba menandai perbedaan antara C# dan Delphi dengan warna. Untuk contoh di atas saya menggunakan warna biru. Masih gampang kaleeee…

Blocks

Blocks berguna untuk mengumpulkan beberapa statements menjadi satu kelompok. Alasan untuk pengelompokan biasanya adalah untuk memproses beberapa statements di dalam loop, menjalankannya bila memenuhi kondisi tertentu (conditional execution), atau ingin membentuk sebuah function. Mari kita lihat bentuk block baik di C# dan di Delphi.

C# :

{
   // C# code statement 1
   // C# code statement 2
}

Delphi :

begin
   // Delphi code statement 1
   // Delphi code statement 2
end

Paham adik-adik? )

Common Data Types

Anda harus paham dengan data type yang akan anda gunakan di dalam variable. Saya beri contoh vulgar untuk memudahkan pemahaman tentang data type. Misalnya:

  • Anda membuat 2 variables yaitu ruang_toilet_lelaki dan ruang_toilet_wanita.
  • Jenis data (data type) yang boleh masuk ke ruang_toilet_lelaki adalah tipe data lelaki.
  • Jenis data (data type) yang boleh masuk ke ruang_toilet_wanita adalah tipe data wanita.
  • Kalau tipe data lelaki ingin masuk ke ruang_toilet_wanita maka dia harus dikonversi dulu. )

Bahasan kali ini memang bakal sedikit pusing bagi pemula yang nggak pernah pegang C# maupun Delphi. Tapi jangan diambil pusing dulu, lain kali akan saya kasih contoh penggunaannya satu persatu. Tapi nggak janji ya…

C# Delphi Keterangan
bool boolean  
byte byte  
char char  
decimal currency dalam ruang lingkup perhitungan
keuangan
double double  
enum type / var jangan ngomel dulu, kapan-kapan
akan saya beri contoh penggunaannya
float single  
int integer  
long int64  
sbyte shortint  
short smallint  
struct record pusing..! idem lagi.
uint cardinal / longword  
ulong - waa… delphi belum punya unsigned
64-bit integer. Tapi tanya google deh,
ada solusinya kok.
ushort word  

Sebenarnya masih ada yang lain yang bisa diperbandingkan, Tapi MSDN hanya menyebutkan apa yang sudah aku masukkan ke dalam tabel di atas.

Warga Segel Kantor dan Blokir Jalan

Baktiseraga, Seiring berakhirnya masa jabatan Perbekel Desa Baktiseraga, I Gusti Made Artana dan rencana penunjukan kembali sebagai pejabat sementara atas usulan BPD Baktiseraga, Senin (10/3) ternyata memicu aksi penyegelan Kantor Perbekel dan pemblokiran jalan desa oleh sejumlah warga di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga dengan menggunakan bale bengong dan bak sampah sebagai barikade.

Warga yang merasa kecewa dengan rencana keputusan Camat Buleleng langsung menyegel Kantor Perbekel Baktiseraga menggunakan kayu dan bambu yang dipaku, termasuk memasang sejumlah pamflet menolak penunjukan I Gusti Made Artana sebagai pejabat sementara.

”Kita kecewa dengan keputusan pemerintah seperti ini, kami menuntut agar pemerintah tegas. Kami menyegel dan memblokir jalan agar permintaan kami segera disikapi,” ungkap sejumlah pemuda.

Para pemuda di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga menuntut Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Camat Buleleng untuk segera menetapkan pejabat sementara.

Koordinator Aksi Warga, Made Karang Sadnyana mengungkapkan, aksi yang dilakukan warga tersebut disebabkan tersumbatnya aspirasi masyarakat terkait penolakan Perbekel I Gusti Made Artana sebagai pejabat sementara.

“Warga akan tetap melakukan penyegelan kantor dan pemblokiran jalan sampai Pemerintah Kabupaten Buleleng menetapkan dan memutuskan adanya pejabat sementara di Desa Baktiseraga,” tegas Karang Sadnyana.

Aksi penyegelan dan pemblokiran jalan di Baktiseraga juga mendapat pengawasan dari aparat kepolisian, namun upaya negoisasi Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen bersama Kabag Ops Polres Buleleng, AKP. Dewa Putu Arta dengan warga untuk membuka jalan tidak menbuahkan hasil.

“Intinya kita inginkan kepastian, kalau Gusti Artana tetap ditunjuk sebagai pejabat sementara, jalan tetap kami blokir, termasuk menyegel kantor perbekel. Pak Camat harus menyikapi dengan segera, menyelesaikan masalah ini,” tegas sejumlah warga.

Berselang beberapa jam kemudian, perwakilan warga yang menghadap pemerintah tiba di lokasi pemblokiran jalan dengan membawa kabar bahwa tuntutan warga dapat dipenuhi. Sehingga warga dengan girang membuka penutup jalan dan segel di Kantor Perbekel Desa Baktiseraga

Diproteksi: Warga Segel Kantor dan Blokir Jalan

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


Polisi Gagal Periksa Dua Saksi Korban

Seririt, Penyidikan kasus penembakan terhadap dua warga Dusun Sibang, Desa Patemon, Kecamatan Seririt terus dilakukan, namun rencana memeriksa dua orang saksi korban yang diduga sebagai saksi kunci gagal dilakukan.

Jajaran Polres Buleleng bersama Unit Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar semakin mengintensifkan penyidikan dan penyelidikan kasus penembakan dua warga Dusun Sibang Desa Patemon. Hanya saja dua saksi korban, Gede Indra Bayu (25) dan Ketut Kariada (42) yang rencananya diperiksa Senin (10/3) siang gagal dilakukan karena kondisi keduanya belum stabil.

Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol Khaidar Latief mengungkapkan, penanganan kasus penembakan di Patemon masih terus dikembangkan polisi.

“Termasuk melakukan pertemuan dengan sejumlah aparat Desa Patemon bersama Muspika Seririt menyikapi aksi bentrokan antar warga tersebut telah kita lakukan,” ungkapnya.

“Karena masih diselidiki di laboratorium, kita belum berani memastikan jenis senjata api yang menyebabkan dua warga di Desa Patemon tertembus peluru saat peristiwa betrokan antara warga Dusun Sibang dengan Warga Dusun Jeroan, apakah dari senpi standar TNI-Polri atau rakitan,” ujar Khaidar Latief.

Sementara, sedikitnya 17 orang saksi telah didengarkan keterangannya terkait peristiwa penembakan dua warga Dusun Sibang saat terjadinya bentrok antar warga Dusun Sibang dengan Dusun Jeroan.

Pemeriksaan terhadap 17 orang saksi itu, selain terkait kepemilikan senjata api, kasus itu juga mengarah kepada pengerusakan sekitar tujuh rumah dan tempat persembahyangan milik warga, namun dari kesaksian tersebut belum mengarah kepada pelaku

« Tulisan sebelumnya